Pemerintah Kota Tangerang baru saja menggelar pelatihan bagi 260 perempuan pelaku usaha melalui program PKHP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan di daerah tersebut. Para peserta mendapatkan kesempatan belajar berbagai keterampilan dasar bisnis yang bisa langsung diterapkan.
Program ini datang di saat yang tepat. Banyak perempuan di Tangerang yang sudah menjalankan usaha kecil seperti kuliner, kerajinan, atau jasa rumahan. Dengan pelatihan yang terarah, mereka bisa mengelola usaha lebih rapi dan meningkatkan penghasilan keluarga.
Salah satu poin penting dari pelatihan ini adalah fokus pada pengelolaan keuangan usaha. Perempuan pelaku usaha sering kali mencampur uang pribadi dengan uang bisnis. Pelatihan seperti ini membantu mereka memisahkan keduanya sehingga usaha bisa lebih berkelanjutan.
Selain itu, program PKHP juga memberi ruang bagi peserta untuk berjejaring. Bertemu sesama perempuan pengusaha bisa membuka peluang kolaborasi, berbagi supplier, atau bahkan saling memasarkan produk. Jejaring semacam ini sering kali jadi modal sosial yang berharga bagi UMKM.
Dari sisi dampak, pelatihan ini berpotensi memperkuat ekonomi keluarga. Ketika ibu rumah tangga atau perempuan kepala keluarga punya usaha yang lebih kuat, pendapatan rumah tangga menjadi lebih stabil. Hal ini juga bisa mengurangi ketergantungan pada satu sumber penghasilan saja.
Latar belakang program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong pemberdayaan perempuan. Di banyak kota, perempuan masih menghadapi keterbatasan akses modal dan pelatihan. Inisiatif Pemkot Tangerang ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menutup kesenjangan tersebut.
Peserta pelatihan juga diajak memahami pentingnya pemasaran digital. Di era sekarang, banyak usaha kecil yang bisa berkembang pesat hanya karena aktif di media sosial atau marketplace. Keterampilan ini menjadi bekal tambahan yang sangat relevan.
Ke depan, diharapkan para peserta bisa meneruskan ilmu yang didapat kepada perempuan lain di lingkungan sekitar. Efek berantai semacam ini akan memperluas manfaat program PKHP jauh melampaui 260 orang yang ikut langsung.
Secara keseluruhan, langkah Pemkot Tangerang ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan bisa dilakukan melalui pelatihan praktis dan berkelanjutan. Bukan sekadar seremonial, tapi benar-benar memberi bekal yang bisa dipakai sehari-hari.





