Kewarganegaraan Ganda Bikin WNI Asli dan Talenta Beda Perlakuan?

Finance88 Views
0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Wacana pemerintah soal kewarganegaraan ganda lagi ramai dibahas. Banyak pihak khawatir aturan ini justru bakal bikin jurang antara WNI asli dan mereka yang masuk lewat jalur talenta semakin lebar.

Saat ini Indonesia masih menganut prinsip kewarganegaraan tunggal. Artinya, kalau seseorang ambil kewarganegaraan lain, otomatis status WNI-nya hilang. Wacana baru ini mau kasih kelonggaran buat orang-orang berbakat supaya bisa pegang dua paspor sekaligus.

Yang bikin resah adalah potensi ketidakadilan di berbagai aspek kehidupan. Misalnya di bidang ekonomi, WNI jalur talenta mungkin dapat akses lebih mudah ke investasi atau proyek strategis karena dianggap punya jaringan internasional. Sementara WNI asli yang sudah lama tinggal di sini justru merasa tersisih.

Dari sisi dampak ekonomi, kebijakan ini bisa jadi daya tarik buat menarik tenaga ahli asing atau diaspora Indonesia yang sukses di luar negeri. Mereka bisa bawa modal, teknologi, dan koneksi bisnis yang membantu pertumbuhan sektor tertentu seperti teknologi dan manufaktur. Tapi di sisi lain, ketimpangan perlakuan ini berisiko memicu ketegangan sosial yang pada akhirnya mengganggu stabilitas ekonomi dalam negeri.

Latar belakang wacana ini muncul karena persaingan global untuk merebut talenta semakin ketat. Banyak negara tetangga sudah lebih dulu buka pintu kewarganegaraan ganda untuk kompetisi ekonomi. Indonesia khawatir ketinggalan kalau tidak ikut menyesuaikan.

Namun, tanpa aturan yang adil dan transparan, kebijakan ini malah bisa memperlebar kesenjangan. WNI asli mungkin merasa hak-haknya dikalahkan oleh pendatang baru yang hanya karena skill dianggap lebih berharga. Ini bisa memengaruhi motivasi kerja dan partisipasi ekonomi masyarakat lokal.

Pemerintah perlu pastikan ada mekanisme yang jelas supaya manfaat ekonomi dari talenta asing benar-benar dirasakan semua lapisan. Bukan cuma segelintir orang yang diuntungkan. Kalau tidak, wacana ini justru berpotensi jadi bumerang bagi perekonomian nasional.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %