Ecoprint Tangerang: Pelatihan yang Bantu Warga Mandiri Secara Ekonomi

Finance31 Views
0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Pemerintah Kota Tangerang melalui DPAD baru saja menggelar pelatihan ecoprint berbasis inklusi sosial. Kegiatan ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi warga dari berbagai latar belakang.

Ecoprint sendiri adalah teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga. Prosesnya ramah lingkungan dan tidak memerlukan peralatan mahal, sehingga cocok untuk peserta yang ingin memulai usaha kecil.

Pelatihan ini sengaja dirancang inklusif. Artinya, peserta tidak hanya dari kalangan umum, tapi juga melibatkan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas atau ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan. Dengan begitu, manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas.

Dalam praktiknya, peserta diajarkan cara memilih daun yang tepat, teknik pencetakan, hingga pewarnaan alami. Hasilnya bisa langsung dijadikan produk seperti scarf, tas, atau kain panjang yang memiliki nilai jual.

Salah satu poin penting dari pelatihan ini adalah potensinya mendukung ekonomi sirkular. Karena menggunakan limbah tanaman yang biasanya dibuang, peserta bisa mengurangi biaya produksi sekaligus menjaga lingkungan. Di tengah naiknya kesadaran konsumen terhadap produk ramah lingkungan, peluang pasar untuk barang ecoprint semakin terbuka.

Selain itu, kegiatan semacam ini juga bisa menjadi jembatan bagi kelompok marginal untuk masuk ke rantai ekonomi formal. Banyak peserta yang sebelumnya hanya mengandalkan pekerjaan informal kini memiliki keterampilan baru yang bisa dikembangkan menjadi usaha mandiri. Dukungan pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan gratis sangat membantu mengurangi hambatan awal seperti biaya belajar.

Ke depan, jika pelatihan seperti ini rutin diadakan dan dipadukan dengan pendampingan pemasaran digital, dampaknya terhadap perekonomian lokal bisa lebih besar. Warga tidak hanya mendapat keterampilan, tapi juga akses ke pasar yang lebih luas melalui platform online.

Secara keseluruhan, inisiatif DPAD Kota Tangerang ini menunjukkan bahwa pendekatan inklusif dalam pelatihan keterampilan bisa menjadi strategi efektif untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Happy
0 0 %
Sad
0 0 %
Excited
0 0 %
Sleepy
0 0 %
Angry
0 0 %
Surprise
0 0 %